Skip to main content

Bahaya Memasang Behel


Behel sudah menjadi trend masa kini, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua pun ikut memasang kawat pada giginya, takut kali yah kemasukan binatang, makanya giginya di pagar, hehehe. Kawat gigi atau behel merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh sesorang untuk menata pola gigi yang tidak beraturan.

Belakangan ini, ternyata keberadaan behel sudah disalah gunakan fungsinya, walaupun susunan gigi sudah bagus, rata dan baik dipandang, masih juga menggunakan behel. Kalau kasusnya sudah seperti ini, behel sudah disalah fungsikan, mungkin hanya sebagai gaya dan tidak ingin ketinggalan trend.

Pemakaian behel memang sangat dianjurkan oleh dokter gigi, mulai dari anak-anak umur 16 tahun, dimana gigi dewasa sudah tumbuh, dan tatanannya tidak rapi. Tapi jika gigi anda normal berarti anda tidak perlu menggunakan behel. Jadi jangan salah ikut trend.

Manfaat dari pemakaian behel adalah meratakan gigi, membuat tatanan gigi menjadi rapi sehingga enak untuk dipandang. Tapi jika anda seorang yang menggunakan behel maka perawatan harus bagus. Pembersihan mulut yang memakai behel lebih rumit dari sebelumnya.

Selain dari manfaatnya, ternyata ada Efek samping dari pemakaian behel gaya-gayaan, antara lain:
- Membuat gigi goyah/goyang lama-lama akan tumbang sendiri.
- Gigi yang mula-mula sudah rapi akan menjadi tidak rapi.
- Karang gigi yang ada akan lebih banyak, sehingga meningkatkan resiko gigi berlubang
- Mudah terkena kuman dan bakteri
- Bisa terserang penyakit berbahaya
- Makan tidak enak, karena tidak leluasa dalam mengunyah.

Jadi jangan coba-coba memakai behel jika hanya ikut trend. Pakailah behel jika memang gigi anda perlu menggunakannya. Stop Salah Gaya/Trend.

Comments

10 Artikel Teratas

Penyakit Kudis, Gejala, Dan Pengobatannya

Kudis merupakan suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit. Meskipun tidak berbahaya, rasa gatal yang hebat dapat mengganggu. Kudis dapat menular ke orang lain dan lebih umum terjadi di lingkungan hidup yang sangat padat dan sanitasi yang jelek, melalui sentuhan dengan penderita atau baju/peralatan tempat tidur penderita (sprei, selimut, sarung bantal, dll).

Gejala-gejala :
Terdapat bintil kecil berwarna merah pada kulit, biasanya pada tangan, lipat siku, sekitar alat kelamin, dan lipatan tubuh lainnya. Garis berwarna putih/merah di kulit ( merupakan liang pada kulit yang dibuat oleh tungau untuk menaruh telurnya ). Rasa gatal yang hebat Luka/koreng, yang disebabkan oleh garukan 
Komplikasi:
Infeksi sekunder. Rasa gatal setelah sembuh/eksim  Penyebab 
Gangguan pada kulit disebabkan oleh parasit yang sangat kecil yang disebut tungau kudis yaitu Sarcoptis scabei termasuk familia Arthropoda.

Hal Yang Dapat Dilakukan 
Kunjungi dokter bila anda menduga terserang kudis, karena sangat mudah…

Pepsodent Obat Oles Jerawat

Pepsodent yang dikenal untuk pasta gigi ini ternyata memiliki fungsi lain yaitu bisa menghilangkan jerawat. Bahan yang terkandung dalam pepsodent seperti enzim-enzim dipercaya dapat membunuh kuman-kuman penyebab jerawat di muka.

Cara pemakaian Pepsodent sebagai obat jerawat:
1. Ambil pepsodent, oleskan di bagian yang berjerawat.
2. Disarankan di waktu luang atau saat menjelang tidur.
3. Cocok untuk jerawat yang bentuknya benjolan besar, dengan pepsodent ini, maka benjolan akan segera kempis.

Nah itulah kegunaan lain dari pepsodent yaitu bisa dijadikan alternatif obat jerawat. Selamat mencoba.

Bagaimana Cara Kerja Shampo Anti Ketombe ?

Ketombe atau dandruff merupakan sel-sel kulit mati yang terkelupas dari kulit kepala. Jika menyisir rambut atau menggaruk kepala yang gatal, ketombe akan jatuh seperti serpihan serpihan salju. Penyebab munculnya ketombe masih menjadi perdebatan. Penemuan terakhir para ilmuwan menyebutkan bahwa dalang utama penyebab ketombe adalah jamur Malassezia globosa.

Sebagiannya lagi masih meyakini bahwa penyebab ketombe adalah karena pertumbuhan jamur yang kelewat subur bernama Pityrosporum ovale di kulit kepala. Pertumbuhan P.ovale menyebabkan iritasi lokal dan mengakibatkan hiperproliferasi sel (keratinosit) yang membentuk kerak-kerak yang semakin banyak. Kerak-kerak ini kemudian rontok dan menjadi ketombe.

Shampo anti ketombe umumnya bekerja melalui tiga cara. Pertama, bahan-bahan seperti tar batubara bersifat antikeratostatik yang bertugas menghambat pembelahan sel keratinosit. Kedua, detergen dalam shampo bersifat keratolitik, berfungsi sebagai pembongkar kerak-kerak di kulit kepala. K…