Skip to main content

Penyakit Kudis, Gejala, Dan Pengobatannya

penyakit kudis, gejala dan obatnya  
Kudis merupakan suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit. Meskipun tidak berbahaya, rasa gatal yang hebat dapat mengganggu. Kudis dapat menular ke orang lain dan lebih umum terjadi di lingkungan hidup yang sangat padat dan sanitasi yang jelek, melalui sentuhan dengan penderita atau baju/peralatan tempat tidur penderita (sprei, selimut, sarung bantal, dll).

Gejala-gejala :
  • Terdapat bintil kecil berwarna merah pada kulit, biasanya pada tangan, lipat siku, sekitar alat kelamin, dan lipatan tubuh lainnya. 
  • Garis berwarna putih/merah di kulit ( merupakan liang pada kulit yang dibuat oleh tungau untuk menaruh telurnya ). 
  • Rasa gatal yang hebat 
  • Luka/koreng, yang disebabkan oleh garukan 

Komplikasi:
  • Infeksi sekunder. 
  • Rasa gatal setelah sembuh/eksim 
 Penyebab 
Gangguan pada kulit disebabkan oleh parasit yang sangat kecil yang disebut tungau kudis yaitu Sarcoptis scabei termasuk familia Arthropoda.

Hal Yang Dapat Dilakukan 
  • Kunjungi dokter bila anda menduga terserang kudis, karena sangat mudah keliru dengan kelainan kulit lainnya. 
  • Balurkan cairan anti kudis ke seluruh tubuh mulai dari bawah leher (jangan sampai mengenai mata dan mulut). Biarkan selama 24 jam, lalu cuci bersih. Ulangi tindakan yang sama seminggu kemudian. 
  • Rendam pakaian/peralatan tempat tidur yang sudah dipakai dalam air panas. 

Pencegahan 

Bila salah satu anggota keluarga terserang kudis, gunakan cairan anti kudis pada seluruh anggota keluarga lain sebagai tindakan pencegahan

Obat Yang Dapat Digunakan untuk Swamedikasi 
Terapi farmakologi : 
Sediaan yang mengandung asam salisilat 2 % Contoh : Kalpanax® cairan dan salep. Kegunaan Untuk mengatasi kudis, kutu rambut, kurap dan infeksi jamur lain Cara pemakaian Bersihkan bagian yang sakit, gunakan air hangat dan sabun mandi, keringkan dengan handuk, lalu oleskan obat sambil digosok. Biarkan selama 24 jam dan dibersihkan pada pengobatan berikutnya. Perhatian Hanya untuk pemakaian luar, jangan ditelan Peringatan Jangan sampai mengenai mata dan mulut. Bila timbul iritasi pada kulit, hentikan pengobatan dan konsultasi dengan dokter atau Apoteker.

Terapi herbal : 
• Untuk pengobatan luar, cukup ambil daun, kulit, batang, atau akar salam seperlunya. Cuci bersih, lalu giling halus sampai menjad adonan seperti bubur. Balurkan ke tempat yang gatal, kemudian dibalut.
• Kudis pada Anak-anak :Anak-anak yang terkena kudis dianjurkan mandi dengan rebusan air brotowali. Cara membuat air rebusannya: ambil batang brotowali 1m, di rajang atau potong kecil2, rebus dengan 4 liter air hingga mendidih, masukkan air rebusan ke dalam ember dan tambahkan air dingin, mandikan anak sambil merendam tubuhnya.

Comments

10 Artikel Teratas

Pepsodent Obat Oles Jerawat

Pepsodent yang dikenal untuk pasta gigi ini ternyata memiliki fungsi lain yaitu bisa menghilangkan jerawat. Bahan yang terkandung dalam pepsodent seperti enzim-enzim dipercaya dapat membunuh kuman-kuman penyebab jerawat di muka.

Cara pemakaian Pepsodent sebagai obat jerawat:
1. Ambil pepsodent, oleskan di bagian yang berjerawat.
2. Disarankan di waktu luang atau saat menjelang tidur.
3. Cocok untuk jerawat yang bentuknya benjolan besar, dengan pepsodent ini, maka benjolan akan segera kempis.

Nah itulah kegunaan lain dari pepsodent yaitu bisa dijadikan alternatif obat jerawat. Selamat mencoba.

Bagaimana Cara Kerja Shampo Anti Ketombe ?

Ketombe atau dandruff merupakan sel-sel kulit mati yang terkelupas dari kulit kepala. Jika menyisir rambut atau menggaruk kepala yang gatal, ketombe akan jatuh seperti serpihan serpihan salju. Penyebab munculnya ketombe masih menjadi perdebatan. Penemuan terakhir para ilmuwan menyebutkan bahwa dalang utama penyebab ketombe adalah jamur Malassezia globosa.

Sebagiannya lagi masih meyakini bahwa penyebab ketombe adalah karena pertumbuhan jamur yang kelewat subur bernama Pityrosporum ovale di kulit kepala. Pertumbuhan P.ovale menyebabkan iritasi lokal dan mengakibatkan hiperproliferasi sel (keratinosit) yang membentuk kerak-kerak yang semakin banyak. Kerak-kerak ini kemudian rontok dan menjadi ketombe.

Shampo anti ketombe umumnya bekerja melalui tiga cara. Pertama, bahan-bahan seperti tar batubara bersifat antikeratostatik yang bertugas menghambat pembelahan sel keratinosit. Kedua, detergen dalam shampo bersifat keratolitik, berfungsi sebagai pembongkar kerak-kerak di kulit kepala. K…